10 Virus Komputer Terganas di Dunia

Didunia ini banyak sekali virus, tidak hanya virus yang menyerang manusia, hewan , bahkan tumbuhan. virus juga dapat menyerang perangkat elektronik (hp/smarthphone, dan komputer) :D

Disini hanya akan menjelaskan tentang virus yang menyerang perangkat elektronik saja
berikut daftarnya :D

1. CIH 
    Mulai di lepaskan di Taiwan th 1998, virus ini diakui yang paling berbahaya yang pernah ada.
    Virus ini menyerang file excutable pada Windows 95, Windows 98 dan ME. Yang membuat CIH 
    sangat berbahaya adalah, setelah diaktifkan CIH akan langsung menyerang Hard Drive dan
    membuat PC tidak bisa di operasikan. CIH juga menyerang sistem BIOS dan mencegah boot-up.
    Virus ini juga dapat menyebar ke perangkat lunak.

2. Melissa
    Pada 26 Maret 1999, W97M/ Melissa menjadi topik utama berita diseluruh dunia, 
    dikarenakan 15 sampai 20 PC bisnis terinfeksi oleh virus. Virus ini menyebar sangat cepat
    sehingga Intel, Microsoft dan perusahan lainnya mematikan seluruh sistem e-mail
    untuk mencegah kerusakan.
    perkiraan kerugian yang dialami akibat virus ini 300-600 juta dolar :o

3. ILOVEYOU 
    Perkiraan kerusakan: 10 sampai 15 miliar dolar
    Juga dikenal sebagai Loveletter dan The Love Bug, yang merupakan skrip Visual Basic
    dengan tanda genit: jatuh cinta.
    Pada 3 Mei 2000, ILOVEYOU pertama kali terdeteksi di Hong Kong.
    Bug ini dikirim melalui e-mail dengan subjek “ILOVEYOU” dan lampiran,
    Love-Letter-For-You.TXT.vbs. Serupa dengan Melissa, virus ini menyerang semua
    kontak Microsoft Outlook.
    virus ini juga merusak file musik, gambar, dan lainnya dengan salinan dirinya sendiri.
    Yang lebih mengganggu, virus ini menyasar ID pengguna dan kata sandi pada mesin
    yang terinfeksi dan mengirimkannya lewat e-mail penciptanya.issa, virus ini menyerang
    semua kontak Microsoft Outlook.

4. Code Red
    Code Red merupakan virus komputer yang dilepaskan pada server jaringan pada 13 Juli 2001.
    Virus ini disebut sangat jahat karena sasarannya: komputer yang menjalankan server web 
    Server Informasi Internet (IIS) milik Microsoft.
    Ironisnya, sebulan kemudian, Microsoft merilis “ramuannya”. Itu artinya?
    Code Red dikenal juga sebagai Bady. Ia dirancang untuk melakukan kerusakan maksimal.
    Setelah terinfeksi, situs web akan menampilkan pesan: “HELLO! 
    Selamat Datang di http://www.worm.com! Diretas oleh Orang China!”
    Tak berhenti di situ, virus ini juga akan mencari server rentan lainnya dan menginfeksinya.
    Dalam waktu kurang dari seminggu, virus ini telah menginfeksi hampir 400 ribu server, 
    termasuk server web Gedung Putih.
    Perkiraan kerusakan: 2,6 miliar dolar

5. SQL Slammer
    SQL Slammer, juga disebut Sapphire, diluncurkan pada 25 Januari 2003, dan sangat 
    berbahaya  untuk lalu-lintas internet global.
    Yang cukup menarik, virus ini tidak menyasar pengguna PC, tapi server.
    Dengan menyerang server, virus ini berhasil menginfeksi 75 ribu komputer dalam 10 menit.

6. Blaster 
    Musim pada 2003 adalah saat yang sulit bagi bisnis yang dijalankan dengan PC.
    Waktu itu, orang-orang IT dikejutkan dengan munculnya virus Blaster dan Sobig.
    Blaster, yang dikenal dengan Lovsan atau MSBlast, adalah yang pertama yang menyerang. 
    Virus ini terdeteksi pada 11 Agustus dan menyebar dengan cepat.
    Ditransmisikan oleh jaringan dan lalu-lintas internet, virus ini mengeksploitasi kerentanan 
    pada Windows 2000 dan Windows XP.
    Saat diaktifkan, pengguna PC akan mendapatkan pesan yang menyebut bahwa sistem 
    shutdown mengancam.
    Tersembunyi dalam kode MSBLAST.EXE, virus ini membawa pesan: 
   “I just want to say LOVE YOU SAN” dan “billy gates why do you make this possible? 
    Stop making money and fix your software!!”
    Perkiraan kerusakan: 2 sampai 10 miliar dolar, ratusan ribu PC terinfeksi

7. Sobig.F
    Sobig menyerang di tengah-tengah serangan Blaster pada Agustus 2003 dan melengkapi 
    bulan menyedihkan bagi para pengguna PC, rumahan maupun perusahaan.
    Varian paling merusak adalah Sobig.F, yang menyebar dengan sangat cepat pada 
    19 Agustus hingga menghasilkan rekor (yang nantinya akan dipecahkan MyDoom) 1 juta duplikasi     dirinya dalam 24 jam pertama.
    Virus menginfeksi komputer melalui lampiran e-mail. Saat diaktifkan, virus ini akan 
    mengirimkan dirinya ke alamat e-mail yang ditemukan di sejumlah file lokal. 
    Hasil akhirnya adalah jumlah besar lalu lintas internet.
    Perkiraan kerusakan: 5 sampai 10 miliar dolar, lebih dari 1 juta PC terinfeksi

8. Bagle
    Bagle, virus klasik namun canggih, memulai debutnya pada 18 Januari 2004. 
    Kode berbahaya menginfeksi sistem milik pengguna melalui mekanisme tradisional
    lampiran e-mail dan kemudian menjelajahi file Windows yang bisa diserang untuk
    mereplikasi dirinya sendiri.
    Bahaya Bagle, dan 60 hingga 100 variannya, adalah ketika menginfeksi PC, virus akan 
    membuka pintu belakang ke port TCP yang biasa digunakan untuk mengakses data
    termasuk data keuangan.
    Virus ini kemudian mendapat antidotnya dengan kemunculan Bagle.B pada 28 Januari 2004.
    Perkiraan kerusakan: puluhan juta dolar … dan terus bertambah

9. MyDoom
     Untuk jangka waktu beberapa jam pada 26 Januari 2004, gelombang kejut MyDoom bisa 
     dirasakan di seluruh dunia karena virus ini menyebar dengan kecepatan yang belum pernah 
     terjadi sebelumnya.
     Virus yang dikenal dengan Norvarg menyebar dengan sendirinya dengan cara 
     yang sangat licik: virus ini menayangkan dirinya sebagai lampiran dalam pesan 
     kesalahan e-mail yang berisi teks “Mail Transaction Fail”.
     Ketika kita mengklik lampiran itu virus akan menyerang seluruh kontak yang ada 
     dalam e-mail.
     Perkiraan kerusakan: pada puncaknya, sukses memperlambat kinerja internet global 
     hingga 10 persen dan loading web hingga 50 persen.

10. Sasser
      Sasser menyebar pada 30 April 2004, dan cukup merusak untuk menutup komunikasi 
      satelit untuk beberapa kantor berita di Prancis.
      Virus ini juga mengakibatkan pembatalan beberapa penerbangan maskapai Delta dan 
      penutupan berbabagai sistem perusahaan di seluruh dunia.
      Tidak seperti kebanyakan virus lainnya, Sasser tidak ditransmisikan melalui e-mail 
      dan tidak memerlukan interaksi pengguna untuk menyebar.
      Sebagai gantinya, virus ini mengeksploitas kelemahan keamanan pada sistem Windows 2000 
      dan Windows XP yang tidak diperbaharui.
      Saat berhasil mereplikasi, virus akan secara aktif memindai sistem tak terlindung lainnya 
     dan mentransmisikan dirinya ke sistem-sistem itu.
     Sistem yang terinfeksi akan mengalami crash dan instabilitas berulang.
     Dan pencipta virus ini adalah seorang remaja Jerman berusia 17 menginjak 18 tahun.



Post a Comment

Previous Post Next Post